YOKOSO

Irasshaimase Minna-san...
Welcome to my Blog

Selasa, 14 Juni 2011

Mengejar Tiket Playoff

dblindonesia.com | 11-Jun-2011
Hari Ini Dua Laga Menentukan
Peta persaingan tim-tim dalam babak penyisihan grup Honda DBL 2011 East Java Series-North Region mulai terbaca. Hingga kemarin (10/6), sudah ada tiga tim yang memastikan diri maju ke babak playoff.
Setelah tim putri SMA Santa Agnes Surabaya pada Kamis (9/6) menjadi peraih tiket playoff pertama, kemarin tim putra SMA Petra 3 Surabaya dan juara bertahan tim putri SMA Frateran Surabaya menang atas lawan masing-masing dan memastikan diri menjadi juara grup serta masuk babak playoff.
Hari ini bakal ada dua laga menentukan di DBL Arena Surabaya. Di grup A putra, juara tahun lalu SMA Frateran Surabaya bakal menghadapi laga do or die melawan SMAN 2 Surabaya. Pertarungan sarat gengsi dua sekolah yang pernah menorehkan prestasi dalam sejarah liga basket pelajar terbesar di Indonesia itu dipastikan berlangsung seru.
Tim putra Smada (sebutan SMAN 2 Surabaya) merupakan juara ketika kompetisi ini pertama diadakan pada 2004. Frateran merupakan juara Honda DBL 2010 East Java Series. Smada dan Frateran pernah bertemu pada fantastic four Honda DBL 2009. Ketika itu, Frateran menang tipis 55-54.
”Kami sudah tahu kekuatan Frateran. Mereka memang luar biasa dari segi skill dan teamwork. Permainan mereka juga ngotot banget. Tetapi, kami sudah siap meng-cover dengan memperkuat defense dan main kompak!” ujar kapten Smada Andharu Dimas.
Selain grup A putra, ada laga menentukan di grup C putri. Dalam grup tersebut, SMA Santa Maria Surabaya (Sanmar) bakal berhadapan dengan SMAN 16 Surabaya (Sixteen). Pada Minggu (5/6), Sanmar menundukkan SMA Petra 1 Surabaya 16-5. Namun, Kamis (9/6) Sanmar harus mengakui keunggulan SMA Santa Agnes Surabaya (Stag) 20-17.
Apabila hari ini Sanmar menang atas Sixteen, tim yang dikapteni oleh Marcela Widya Soenarko itu akan menjadi runner-up grup dan mendampingi Stag yang lebih dulu ke babak sweet sixteen. Sebaliknya, apabila kalah, Sanmar harus menunggu hasil pertandingan antara Sixteen dan Petra 1. Bila Petra 1 menang, akan dilakukan penghitungan goal average. Tetapi, bila Sixteen yang menang, Sanmar harus mengubur harapannya.
”Biar nggak kelamaan nunggu goal average, besok harus langsung menang! Saat melawan Stag, kami nggak optimal. Hari ini kami siap menang supaya bisa lolos ke playoff!” tutur Marcela
 
Sumber:

BRAVO FRATERAN

dblindonesia.com | 12-Jun-2011
Menang Laga Do or Die atas Smada, Lolos Playoff
SMA Frateran Surabaya mantap melaju ke babak playoff Honda Development Basketball League (DBL) 2011 East Java Series-North Region. Champion putra dan putri pada Honda DBL 2010 itu meloloskan dua timnya ke babak sweet sixteen. Sebelumnya, Ju mat (10/6), tim putri mereka memastikan diri sebagai juara grup A. Kemarin tim putra Frateran menundukkan SMAN 2 Surabaya dalam laga do or die dengan skor 40-23.
Laga sarat gengsi tersebut berlangsung ketat. Ratusan pendukung kedua tim yang terus bersorak sepanjang pertandingan menghidupkan suasana laga. Smada (sebutan SMAN 2 Surabaya) memboyong 700 suporter dengan dress code dan atribut biru. Sementara itu, Frateran membawa sekitar 300 pendukung.
Frateran menggebrak sejak awal. Forward Frateran Liem Boen Yong membuka poin bagi timnya lewat three point shoot plus tembakan dua angka semenit kemudian. Smada membalas lewat free throw. Pada menit keenam kuarter pertama, Didit Ardy Prasetya, guard sekaligus mesin poin Smada, cedera dan tak bisa bermain optimal. Pada akhir kuarter ini, Frateran leading 12-8.
Frateran meningkatkan intensitas serangan pada kuarter-kuarter berikutnya. Smada berusaha membalas. Namun, defense ketat Frateran sulit ditembus. Smada meraih 12 poin pada kuarter kedua dan ketiga. Sementara itu, Frateran meraup 23 poin. Mereka pun jauh memimpin 35-20 pada akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter keempat, Smada hanya mampu menambah poin lewat tembakan tiga angka guard Rahmandityo Muhammad. Frateran mencetak lima poin dan menyudahi pertandingan dengan skor 40-23.
Hasil itu cukup memuaskan bagi pelatih Frateran Njoo Soen Eng. Menurut dia, permainan kemarin merupakan performa terbaik Frateran selama penyisihan grup. ”Saya cukup puas dengan permainan kami hari ini (kemarin). Sebab, Smada juga bermain ngotot. Hanya, karena kecelakaan kecil tadi, performa mereka jadi agak melemah,” ujar Soen Eng.
Pelatih Smada Arief Budiman mengakui, defense ketat Frateran sulit ditembus anak asuhnya. ”Kondisi itu diperburuk dengan cederanya pemain kunci kami, Didit Ardy, yang bertugas sebagai pencetak poin,” jelasnya.
Selain SMA Frateran Surabaya, yang kemarin berhasil maju ke babak playoff adalah tim putri SMA Santa Maria Surabaya. Kemarin mereka menang atas SMAN 16 Surabaya dengan skor 18-9. Dengan dua kali kemenangan dan sekali kalah, tim putri Sanmar (sebutan SMA Santa Maria Surabaya) menjadi runner-up grup C. Mereka mendampingi SMA Santa Agnes, juara grup, lolos ke babak sweet sixteen. Guard Sanmar Astrid Shannora menyumbangkan delapan poin untuk timnya.
Meliyana Soedjono, sang pelatih, saat ini bisa sedikit lega karena anak didiknya berhasil masuk babak sweet sixteen. ”Tapi, kami tak boleh lengah. Saya akan mempersiapkan anak-anak supaya bermain lebih baik dengan porsi latihan yang lebih untuk bertanding di babak sweet sixteen,” tuturnya
 
sumber: dblindonesia.com

DBL Selenggarakan Camp Basket Terbesar dalam Sejarah Kerja Sama dengan NBL Australia, Libatkan 228 Pemain SMA Terbaik

dblindonesia.com | 04-Jun-2011
Pemusatan latihan (camp) basket terbesar dalam sejarah Indonesia akan diselenggarakan 24-28 Juli mendatang di DBL Arena Surabaya. Development Basketball League (DBL) Camp 2011 itu digelar bekerja sama dengan National Basketball League (NBL) Australia.
Tidak tanggung-tanggung, program itu melibatkan 228 pemain (117 putra, 111 putri) serta 50 pelatih SMA terbaik dari 23 kota, 20 provinsi di Indonesia. Para pemain dan pelatih itu dipilih dari lebih 25 ribu peserta liga basket pelajar terbesar di tanah air, Honda DBL 2011. Selama lima hari, mereka akan mendapatkan materi dari pelatih-pelatih Australia.
Total, sebanyak enam pelatih dari Negeri Kanguru akan hadir di Indonesia untuk DBL Camp 2011 with NBL Australia. Untuk meng-handle begitu banyak peserta camp, mereka akan dibantu pula oleh sejumlah pelatih dan pemain liga tertinggi di tanah air, National Basketball League (NBL) Indonesia.
“DBL Camp 2011 ini sebuah proyek besar. Tidak mudah melakukan pemusatan latihan untuk ratusan pemain. Kami yakin belum ada yang seperti ini di Indonesia. Kami juga yakin mereka akan memberikan segalanya. Sebab, camp ini juga merupakan proses seleksi. Para pemain terbaik di penghujung camp akan kami ajak belajar dan bertanding di Amerika Serikat dan mungkin negara lain,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL.
Setiap tahun sejak 2008, liga pelajar terbesar ini memang membentuk DBL Indonesia All-Star Team, putra dan putri. Sejauh ini, mereka telah belajar dan bertanding ke Australia dan Amerika Serikat. Tahun ini, rencananya tim All-Star akan kembali terbang ke Seattle, AS.
“Bisa juga kami membentuk tim kedua, yang berangkat ke negara lain,” kata Azrul. “Seperti pada 2010 lalu, saat DBL Indonesia Selection Team mengikuti turnamen tingkat pelajar di Malaysia,” tambahnya.
Sama seperti tahun lalu, tim pelatih NBL Australia nanti akan dikoordinasi oleh Andrew Vlahov, lewat organisasinya World Basketball Academy (WBA) yang berbasis di Perth, Australia Barat.
Tahun ini, WBA juga menjadi konsultan untuk meningkatkan performa tim basket nasional putra Indonesia menghadapi SEA Games XXVI.
“Kami tak sabar menjalani DBL Camp tahun ini. Bakal sangat menarik untuk membandingkan kualitas peserta tahun ini dengan tahun lalu, sambil mencari bintang-bintang masa depan basket Indonesia. Sejauh ini, DBL selalu membuat kami kagum dengan kerja keras dan dedikasi mereka untuk mengembangkan basket Indonesia,” kata Vlahov, seorang legenda basket Australia.
Ajang DBL Camp 2011 with NBL Australia ini juga mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta, yang telah memberi hibah 15.000 dollar Australia untuk membantu program ini.
Pada Senin, 30 Mei lalu, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty, mengunjungi kantor DBL di Surabaya. Dia bertemu dengan beberapa pemain SMA yang tahun lalu terpilih berangkat ke AS dan Malaysia.
Baru enam bulan bertugas di Indonesia, Moriarty mengaku kagum dengan kiprah DBL. Khususnya dalam menjalin hubungan dengan Australia.
“Program-program yang dilakukan DBL dengan kalangan basket Australia membuat saya terkejut, gembira, sekaligus bangga. Ini sebuah langkah penting. Saya jadi sangat excited dan berharap bisa menyumbangkan sesuatu. Sebab tidak bisa dipungkiri, hubungan antara Indonesia dan Australia sangat bisa diperkuat dengan olahraga. Apalagi, yang menjalankan anak-anak muda. Itu nilai tambah. Semoga ke depan hubungan luar biasa ini terus berlanjut. Kita bisa saling berbagi dan memperkuat satu sama lain,” tuturnya
Source: 
Jawa Post
DBL Arena Surabaya

Hari Ini Enam Laga Menentukan

dblindonesia.com | 15-Jun-2011
Wajib Menang demi Raih Tiket Playoff
Babak penyisihan grup Honda Development Basketball League (DBL) 2011 East Java Series-North Region memasuki hari-hari menentukan. Setelah delapan tim memastikan meraih tiket ke playoff, hari ini bakal berlangsung enam laga penentuan di DBL Arena, Surabaya.
Tim-tim yang berpeluang melaju ke playoff tersebut hari ini membutuhkan kemenangan untuk bisa mengantongi tiket ke babak yang menggunakan sistem gugur itu. Di antaranya, tim putra SMA Muhammadiyah 2 Surabaya yang bakal bertanding dengan SMAN 21 Surabaya pada pukul 13.00. Jika menang melawan SMAN 21 Surabaya, otomatis Smamda, julukan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, menjadi juara grup B dan lolos ke playoff.
”Kami bakal habis-habisan untuk menang besok (hari ini, Red). Soal kekuatan lawan, kami sudah mengamati pada pertandingan sebelumnya. Tahun ini, target awal kami memang lolos ke playoff. Jadi, wajib menang,” ujar Kynan Noer Adhiatmaja, kapten Smamda Surabaya.
SMA Muhammadiyah 2 Surabaya kali terakhir lolos ke playoff pada DBL 2004. Tak heran, mereka bertekad kuat bisa menembus playoff tahun ini.
Tim lain yang juga melakoni laga penentuan hari ini adalah tim putra SMA Petra 1 Surabaya. Untuk menjadi juara grup D dan lolos ke playoff, Petra 1 wajib menang atas SMAN 2 Sidoarjo. Tim tersebut bakal mengerahkan ratusan suporter ke DBL Arena.
”Bukan hanya teman sekolah, guru, dan orang tua. Alumni pun bakal datang. Kami akan mempersembahkan yang terbaik. Apalagi, target kami bukan hanya lolos playoff, melainkan melampaui tahun lalu yang mencapai sweet sixteen,” ujar Yulianto Oeibowo, guard SMA Petra 1 Surabaya.
Sementara itu, SMAN 1 Puri, Mojokerto, dan SMAN 1 Tuban berpeluang meloloskan dua tim mereka (putra dan putri) jika menang atas lawan nya. Tim putra Castle, julukan SMAN 1 Puri, berhadapan dengan SMAN 10 Surabaya. Tim putrinya melawan SMAN 2 Surabaya.
Tim putra SMAN 1 Tuban bakal menjadi juara grup P jika menang atas SMAN 15 Surabaya. Namun, bila kalah, Libels, sebutan SMAN 15 Surabaya, masih berpeluang mengejar tiket playoff. Tim putri SMAN 1 Tuban di grup A berusaha menang atas SMAN 5 Surabaya untuk menduduki posisi runner-up (mendampingi SMA Frateran Surabaya yang menjadi juara grup). Jika kalah, Smala, sebutan SMAN 5 Surabaya, punya asa menjadi runner-up grup.
Dalam Honda DBL 2011 East Java Series-North Region, untuk putra, hanya juara grup yang lolos ke playoff. Untuk putri, juara grup dan runner-up berhak maju ke babak sweet sixteen.
Kemarin (14/6) satu tiket playoff di bagikan untuk tim putra SMA St Louis 1 Surabaya. Sinlui, julukan SMA St Louis 1 Surabaya, mantap di puncak klasemen grup O setelah mengalahkan SMAN 8 Surabaya dengan skor 54-17.
Pada game sebelumnya, tim putra SMA Barunawati Surabaya memetik kemenangan 29-12 atas SMA Muhammadiyah 1 Taman, Sidoarjo. Sebelumnya, pada Senin (6/6), Barunawati menang tipis 15-13 atas SMA Petra 2 Surabaya. Barunawati bakal menghadapi laga menentukan melawan SMA Stella Maris Surabaya pada Sabtu (18/6) untuk meraih tiket playoff. 
 
Sumber: 
JAwa Post

Kalau NBA Ganti Logo, Harus Gambar Jordan


nblindonesia.com - 15/06/2011

Dale Ellis bermain di era yang sama dengan pemain basket paling kondang: Michael Jordan. Bahkan, dia bermain di posisi yang sama, shooting guard, jadi sangat sering mendapat tugas mengawal pemain berjulukan Air Jordan tersebut.
Seperti kebanyakan pemain era itu, Ellis menyebut Jordan sebagai salah satu pemain paling sulit yang harus dia hadapi. “Michael dan saya selalu berhadapan di posisi guard. Selalu sulit bermain dengannya,” ungkap pemain yang kondang saat bareng Seattle SuperSonics tersebut.
Menurut Ellis, rekan-rekan setimnya sering menertawakannya setiap kali akan bertanding melawan Chicago Bulls. Mereka bilang, Jordan akan “mengobrak-abrik” dan mempermalukan Ellis.
Meski demikian, Ellis mengaku tidak gentar. Dia bahkan bilang lebih suka bermain melawan Jordan daripada yang lain. “Saya melihatnya seperti ini: Saat berhadapan dengan Jordan, saya akan ikut jadi pusat perhatian!” tukasnya.
Lagipula, lanjutnya, kalau Jordan nge-dunk, yang kena potret bukanlah dia. “Yang kena potret sedang di-dunk Jordan justru pemain-pemain yang bertugas menjaga di sekitar ring,” ucapnya.
Kalau Lenard merasakan Jordan mulai 1995 hingga masa pensiun sang legenda. Lenard juga bilang kalau Jordan itu salah satu terhebat dalam sejarah. Bahkan, kalau NBA ingin mengganti logo, Lenard bilang harus ganti dengan gambar Michael Jordan (sekarang siluet Jerry West). “Tidak perlu diragukan lagi, harus gambar Michael Jordan,” tegasnya.
Untuk pemain zaman sekarang, Lenard menyebut Manu Ginobili (guard San Antonio Spurs) sebagai yang paling tangguh. Sedangkan kalau harus memilih antara LeBron James dan Kobe Bryant sebagai pemain terbaik, Lenard memilih yang lebih senior.
“Sangat sulit untuk memilih salah satu dari kedua pemain itu. Tapi mungkin saya harus memilih Kobe,” pungkasnya. 

Story Provided by Jawa Pos
offisial web:

Show Menembak Dua Raja 3-Point

www.nblindonesia.com - 15/06/2011
Para Bintang USA Legends yang Segera ke Indonesia (3-Habis)
Tim USA Legends bakal istimewa dalam hal tembakan tiga angka. Mereka punya dua mantan juara NBA three-Point Shootout, Dale Ellis dan Voshon Lenard.

KETIKA bertanding di Jakarta dan Surabaya, 22 dan 25 Juni nanti, para pemain pilihan National Basketball League (NBL) Indonesia bakal super sibuk menjaga bagian luar pertahanan. Tim USA Legends memiliki dua penembak superjitu, dua mantan juara NBA Three-Point Shootout.
Dale Ellis merebut gelar itu pada 1989 saat membela Seattle SuperSonics, Voshon Lenard meraihnya pada 2004 ketika bersama Denver Nuggets.
Bagi Ellis, menembak jarak jauh merupakan sumber kehidupan, kemampuan yang membuatnya mampu bertahan di NBA selama 17 musim. Total, dia bermain dalam 1.209 laga NBA, mencetak rata-rata 15,7 poin. Dia benar-benar akurat. Memasukkan 40,3 persen tembakan tiga angka yang dia lepaskan.
Statistik lain ikut membuktikan Ellis sebagai salah seorang penembak terbaik dalam sejarah. Selama di NBA, dia memasukkan total 1.719 tembakan tiga angka, terbanyak kelima dalam sejarah.
Dengan tinggi badan 201 cm, tentu Ellis punya keunggulan. Lawan harus punya ’’pengawal’’ yang cukup tinggi untuk menghalangi tembakannya. Meski demikian, Ellis mengaku lebih suka dikawal orang yang lebih tinggi.
’’Saya justru bisa lepas lebih mudah dari lawan yang lebih tinggi dan lebih lamban. Pemain yang lebih kecil dan cepat justru lebih efektif dalam menghalangi saya. Untungnya, saya tetap bisa menembak di atas mereka,’’ ungkapnya dalam sebuah artikel di Sports Illustrated.
Saat ini, Ellis memang sudah berusia 50 tahun. Namun, kondisi badannya masih fit, masih sangat mampu menyuguhkan atraksi seru untuk penonton di Indonesia nanti.
Panjangnya karir Ellis membuktikan tubuhnya memang ’’beda’’. Ketangguhan fisik itu pernah terbukti pula saat membela Super Sonics melawan Milwaukee Bucks, pada 1989. Waktu itu, Ellis nyaris bermain penuh dalam laga yang berlangsung hingga lima kali perpanjangan waktu.
Pertandingan itu berlangsung 73 menit, dan Ellis bermain 69 menit!
Hingga hari ini, 69 menit yang dijalani Ellis tersebut masih menjadi rekor most minutes played in a single game di NBA!
Saat di Sonics itu pula, Ellis berada di puncak karirnya. Pada 1987, dia meraih gelar NBA Most Improved Player. Pada musim 1988-1989, Ellis mencatat rata-rata 27,5 poin per game. Dan pada 1989 itu, dia terpilih masuk barisan paling elite, NBA All-Star.
Kalahkan Para Jagoan
Voshon Lenard bukanlah superstar di NBA. Tapi, dia juga bukan pemain ’’biasa’’. Dia merupakan role player dengan peran sangat jelas: Jadi penembak jitu di luar garis tiga angka. Itulah tugas utamanya di setiap tim yang pernah dia bela, selama 11 tahun berkarir di liga paling bergengsi tersebut. Mulai Miami Heat, Denver Nuggets, Toronto Raptors, sampai Portland Trail Blazers.
Sepanjang karirnya, mulai 1995 hingga 2006, Lenard mencetak poin rata-rata 11,9. Pada 2004, dia pun mendapat sorotan terbesar dalam karirnya. Pada tahun itu, dia mengalahkan begitu banyak nama besar, merebut gelar juara NBA Three-Point Shootout.
Tidak tanggung-tanggung , Lenard mengalahkan shooter-shooter dahsyat seperti Peja Stojakovic, Kyle Korver, Rashard Lewis, Cuttino Mobley, dan Chauncey Billups. Dalam babak final, dia berhadapan dengan Korver dan Stojakovic. Kalau Stojakovic menang, dia pun menyamai rekor Larry Bird dan Craig Hodges sebagai pemenang kontes tiga kali.
Tapi, waktu itu yang paling hot adalah Lenard. Pada ronde penentuan tersebut, dia mencetak 18 poin, Stojakovic 16 poin.
Saat itu, Lenard sadar betul persaingan sangatlah ketat. ’’Saya hanya ingin bersaing sengit dengan mereka. Tapi, ketika kemudian menang mengalahkan Peja, rasanya seperti mendapat sebuah kehormatan besar,’’ ungkap Lenard, waktu itu dikutip Associated Press.
Sebagai hadiah, dia waktu itu mendapatkan uang tunai USD 25 ribu.
Pada 2006, Lenard mengakhiri karirnya di Trail Blazers waktu masih berusia 32 tahun. Meski pensiun relatif dini, dia mengaku tidak menyesal. ’’Saya sangat menikmati karir saya di NBA. Saya sadar betul waktu saya sudah habis. Kini saya bisa bersantai dan enjoy hidup bersama keluarga,’’ ujarnya via Bleacher Report.
Meski demikian, Lenard tidak sepenuhnya pergi dari basket. Dia tetap sesekali bermain untuk menjaga agar kondisinya tidak terlalu memburuk. Karena namanya cukup terkenal, dia juga masih aktif mengikuti sejumlah acara promosi. Termasuk ikut kegiatan-kegiatan basket di luar negeri, seperti di Tiongkok tahun lalu dan Indonesia tahun ini.
Lenard menegaskan, dirinya sangat suka traveling. Kalau ada yang membuat kangen dengan NBA, yang dia kangeni adalah traveling-nya. Pergi dari satu kota ke kota lain.
’’Bisa ke berbagai kota dan bertemu orang-orang penting. Bukan hanya orang-orang penting. Juga orang-orang yang unik dan menarik,’’ tegasnya.
Dalam Flexi NBL Indonesia Challenge 2011, melawan bintang-bintang Indonesia nanti, Lenard disebut-sebut sebagai pemain paling berbahaya. Usianya masih 38 tahun, dan kemampuan menembaknya disebut masih sangat menyeramkan! 

Story Provided by Jawa Pos 

Rookies, Film Drama Jepang yang Inspiratif

Film ini merupakan salah satu dari sekian banyak film Jepang yang menggabungkan drama dan olahraga (baseball). Baseball merupakan olahraga yang sangat digemari di negeri Sakura itu. Seperti halnya football di Amerika, atau sepakbola di Inggris, baseball juga sudah seperti “agama” di Jepang.
Kisah film ini dimulai dengan datangnya guru baru di SMA Futagotamagawa yang bernama Kawato Koichi. Guru baru ini sangatlah bersemangat, dia ingin murid-muridnya selalu memiliki mimpi dan meraihnya dengan sekuat tenaga. Kebetulan, di kelas yang dia ajar ada 10 anak berandalan mantan pemain baseball. Sekolah mereka, Futagotamagawa dilarang mengikuti turnamen baseball selama setahun karena terlibat kerusuhan saat pertandingan menuju Koshien (adalah sebuah turnamen baseball pelajar di Jepang yang diadakan tiap tahun). Sebenarnya aktor utama kerusuhan tersebut adalah Enatsu, yang memukulkan stick-nya ke kepala pemain lawan. Setelah itu pertandingan menjadi kacau dan Futagotamagawa dilarang main setahun. Mengetahui hal ini Enatsu pindah ke sekolah lain, yaitu Megurogawa dan dia tetap bisa main baseball setahun tersebut.
Anak-anak berandalan itu pada mulanya sudah putus asa dan hanya berbuat hal-hal tak berguna di sekolah. Kedatangan Kawato benar-benar menginspirasi kesepuluh anak ini untuk berlatih baseball lagi agar tahun depannya bisa berlaga di Koshien, yang sudah menjadi mimpi tiap pemain baseball di sana. Perjalanan menuju Koshien bukanlah perkara mudah bagi Kawato dkk. Guru kelas 2 ini harus berkali-kali menghadapi kekerasan yang sering terjadi di sekolahnya. Namun karena beliau cukup jago karate, murid-muridnya pun pada akhirnya segan dan mulai menuruti kata-kata mutiara yang meluncur dari mulut Kawato. Dipimpin Mikoshiba, plus pitcher Aniya, kesepuluh atlet baseball Futagotamagawa perlahan namun pasti mulai menunjukkan kemampuannya di atas lapangan.
Kemudian pada suatu saat mereka berhasil menang melawan Megurogawa, sekolah di mana Enatsu bermain. Tetapi karena banyaknya pemberitaan di media yang menyatakan bahwa Kawato merupakan pelatih yang menggunakan kekerasan, maka akhirnya komisi disiplin memutuskan untuk melarang Kawato mendampingi timnya bertanding. Ditambah lagi waktu itu Aniya terlibat perkelahian yang membuat tulang rusuknya retak, Futagotamagawa pada tahun itu belum berhasil tampil di Koshien. Saat hukuman pada Kawato telah usai, akhirnya tim bersatu lagi dan bersiap menuju Koshien di tahun terakhir mereka duduk sebagai siswa Futagotamagawa.
Film ini cukup menarik karena bisa memadukan antara semangat dengan olahraga yang populer di Jepang, yaitu baseball. Banyak adegan yang membuat penonton merasa tersentuh hatinya, terutama ketika Kawato memberi nasehat pada murid-muridnya. Film ini menurut saya sangat layak ditonton para pemuda di Indonesia, agar tidak ada lagi pemikiran bahwa film drama selalu identik dengan cinta terhadap lawan jenis. Selain itu film ini juga bisa memberi contoh bagaimana orang Jepang bisa membangun negaranya sedemikian maju.

Tim Basket Putra SMAK St. Yusup Malang Sukses Kalahkan SMA CHARIS Malang

Malang - Tim Basket Putra SMA Kolose St. Yusup Malang kemarin (12/6/2011) berhasil menyapu SMA CHARIS Malang dengan sekor 54 - 7 di GOR Pertamina Universitas Brawijaya.
SMA Kolose St. Yusup Malang atau sering dikenal dengan nama KOSAYU bermain sangat bagus, terutama sejak dimulainya Kompetisi Basket SMA terbesar di Indonesia (DBL) yang sudah membawakan permainan yang sangat spektakuler.
Pada pertandingan melawan SMA CHARIS kemarin, SMA Kosayu membawakan permainan yang cepat dan menekan.
Pada quarter pertama:
Pemain SMA Kosayu sudah menggunakan Half Cort Press pada Defence, kemudian ditekan dengan Man to Man defence. Pada segi permainan (Offence) mereka menggunakan serangan cepat yakni Fast Break, juga pengendalian dan dominasi pada setiap reboundnya. kemudian menekankan permainan Hard Play Point dengan menambah point juga tidak membiarkan lawan membuat point. Selain itu koordinasi antara teman satu tim, meskipun sedikit komunikasi pada quarter pertama, namun bisa dilihat bila mereka tak hanya menghafalkan pola permainan namun juga menerapkannya secara maksimal.
Pada quarter kedua:
SMA Kosayu mengganti pola Defence mereka yakni Half 1-2-2 Press (Pola ini biasanya digunakan untuk menekan lawan agar semakin jauh dari daerah ring dan biasanya cara ini akan sedikit membuat lawan untuk melakukan passing [miss pass] selain itu dapat membuat point dengan mudah melalui cara Fast Break). Tim Basket Putra SMA Kosayu inipun sangat pintar dalam mengambil kesempatan dalam membuat lawan untuk melakukan Foul padanya, rata - rata pada quarter ke-2, SMA Kosayu 60% point mereka melalui Free Throw. Dan 40% second pointnya ada pada Under Ring dan Rebound juga serangan cepat. Pada menit ke 2.43 Defence berubah ke Half 2-2-1. 
Pada quarter ketiga:
SMA Kosayu kembali merubah strategi Defence mereka menjadi Half 1-3-1. Dan Point Maker mereka 80% melalui Fast Break dan Lay Up. Namun SMA CHARIS juga memberi perlawanan yang cukup baik kepada SMA Kosayu sehingga SMA Kosayu kembali mengubah Defence mereka pada menit ke 7.44 yaitu Half 2-2-1 (defence yang dilakukan pada quarter 1 dan 2). SMA Kosayu gencar melakukan serangan melalui 3 point, namun no point. Disamping itu, SMA CHARIS juga dapat mudah melakukan 3 point dari daerah tengah. 
Pada quarter keempat:
SMA Kosayu kembali mengubah defence mereka ke Zone 1-3-1 pada menit - menit awal quarter 4. Tapi hal tersebut dapat membuat SMA CHARIS mencetak scor. Rebound pun dapat dikuasai oleh SMA CHARIS, tapi bisa diakui, SMA Kosayu sangat bagus dalam pertahannanya dibawah ring. Untuk dapat menekan SMA CHARIS agar tidak melakukan scor kembali, SMA Kosayu menerapkan  Man to Man Defence dan dari situ SMA Kosayu dapat menciptakan scor melalui fast Break  (60%) dan Under Ring (40%). Pola penyeranganpun ditingkatkan yakni dengan Fast Passing dan fast Playing. Menit ke 2.20, Defence Change yakni Full Cort Press.

SMA Kosayu bisa dikatakan menggunakan taktik yang bagus, selain pada koordinasi dan permainan mata teman satu tim, juga strategi defence dan teknik kecepatan dalam melakukan penyerangan. Meskipun Tim Putri SMA Kosayu yang merupakan juara bertahan harus kalah telak oleh SMAN 2 Jember.
Tahun ini DBL 2011 memiliki tim - tim yang sangat kuat dan kretif. South Region memiliki tim yang kuat, contohnya dari SMA DEMPO (St. Albertus) Malang (ce); SMAN 2 Jember (ce); SMA Kolose St. Yusup Malang (co); SMAN 2 Pasuruan (co), dan masih banyak lagi.
Belum lagi tim - tim kuat yang ada di area North Region: Juara bertahan SMAK Frateran, SMAK St. Maria Surabaya, SMAK St. Louis 1 Surabaya, SMA St. Agnes, SMA Taqmiriah, dan masih banyak lagi.

DBL Indonesia Selection Sapu Gelar Juara di Malaysia

Prestasi hebat diraih tim Development Basketball League (DBL) Indonesia Selection di pengujung 2010. Tim putra maupun putri sukses menyapu gelar dalam Malaysia International High School Basketball Tournament di Port Dickson.
Tadi malam (31/12) tim putra dan putri memastikan gelar setelah mengalahkan tim kuat dari Yuk Chai, Malaysia. Tim putra menang 84-51 di laga penutup, tidak lama setelah tim putri menang 68-40.
Tidak hanya menyapu gelar juara, tim DBL Selection juga merebut gelar most valuable player (MVP) putra dan putri. Gelar itu diraih Gunawan asal SMKN 1 Samarinda dan Yuni Anggraeni dari SMA Tri Tunggal Semarang.
”Kami datang tanpa mencanangkan target apa pun. Bagi kami, yang terpenting adalah membawa anak muda Indonesia ke negara lain, mencari pengalaman, serta menjalin hubungan people-to-people dengan anak muda dari Malaysia dan Singapura. Ternyata, hasilnya lebih dari istimewa, pulang membawa semua gelar utama,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL. ”Itu hadiah tahun baru dari tim kami untuk Indonesia,” tambah dia.
Sebelum laga penutup di Port Dickson Indoor Basketball Court tadi malam, gelar juara sudah hampir pasti di tangan tim putra. Dalam turnamen yang memakai sistem round robin itu, tim putra DBL Selection sudah mengalahkan Malay College dengan skor 94-46 pada hari pertama. Kemudian, pada hari kedua, mereka menang superseru lewat overtime atas Woodgrove Singapura dengan skor 66-61.
Pada hari pertama, tim putra Woodgrove lebih dulu menang telak 101-45 atas Yuk Chai. Jadi, di atas kertas, DBL Selection putra seharusnya memang mampu menang atas Yuk Chai.
Meski demikian, lagi-lagi pada awal laga tim putra terlambat panas dan tertinggal 4-15. Lagi-lagi, tim tetap tenang. Pada kuarter kedua, tim putra DBL Selection memaksa Yuk Chai scoreless (tanpa poin) sekitar 6,5 detik. Skor lantas menjauh. Lalu, skor akhir 84-61 pun tercapai.
Bila tim putra di atas kertas juara, tim putri DBL Selection menghadapi situasi berbeda. Bagi Sarah Dephiola dkk, pertandingan ”final” memang laga melawan Yuk Chai tadi malam (31/12). Memasuki laga penutup itu, dua tim tersebut sama-sama belum pernah kalah serta sudah menang telak atas Woodgrove Singapura dan Seri Puteri Cyberjaya Malaysia.
Pertandingan ”final” putri pun tidak berlangsung semudah laga-laga sebelumnya. Tim putri DBL Selection harus bekerja keras meski akhirnya tetap mendominasi dan menang 68-40.
Bagi Henny Sutjiono, point guard asal SMA Frateran Surabaya, laga itu juga merupakan ajang pembuktian komitmen. Dia main maksimal meski sehari sebelumnya dapat kabar duka bahwa neneknya tercinta meninggal pada Kamis malam (30/12).
”Kemenangan itu untuk Indonesia dan U Ciak (panggilan Henny untuk sang nenek, Red). Kerja sama teman-teman sangat bagus. Saya gembira sekali atas gelar itu,” ucap Henny.
Yuni Anggraeni, si MVP asal SMA Tri Tunggal Semarang, kembali menggila. Dia menuai 31 poin dan 29 rebound. Selain MVP, Yuni meraup gelar top scorer dan top rebound.
Coach manager Andrew Lim (SMK Immanuel 1 Pontianak) memuji anak asuhnya yang sudah bekerja sangat keras itu. Menurut dia, dalam laga tersebut, peran pelatih hanya 30 persen, sedangkan sisanya merupakan usaha pemain. ”Anak-anak memiliki mental juara. Sejak berangkat, mereka bertekad bisa mengambil gelar itu. Untung, cita-cita tersebut bisa terealisasi,” tutur dia.
Pelatih kepala Yuk Chai Choa Wen Hu mengakui keunggulan lawan. Seperti laga-laga sebelumnya, mental anak-anak DBL Selection menuai pujian. ”Awal laga, kami bisa mengimbangi. Tetapi, setelah itu, habis sudah. DBL memang yang terbaik. Mereka pantas menjadi juara,” papar dia.
Pada hari terakhir kemarin, hadir pula Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Saifuddin Abdullah. Dia pun melontarkan pujian untuk anak-anak DBL Selection dan DBL secara keseluruhan.
”Saya rasa, DBL Indonesia memiliki standar tinggi. Itu bisa dilihat dari permainan yang ditampilkan. Mereka memiliki skill individual yang sangat bagus,” katanya. ”Selain itu, kalian memiliki manajemen yang sangat sistematis. Kalian punya tim medis, semuanya. Pada masa mendatang, kami bisa belajar dari kalian,” tambah dia.
Bukan All-Star
Setelah seremoni penutupan, Azrul Ananda menyatakan gelenggeleng atas semangat dan kemauan anak-anak Indonesia. Menurut lelaki 33 tahun itu, hasil tersebut merupakan pertanda baik bagi basket junior Indonesia.
”Setiap tahun, kami menggelar kompetisi SMA di puluhan kota di Indonesia dengan peserta ratusan sekolah dari ratusan kota. Setiap tahun, kami mengumpulkan ratusan pemain terbaik untuk ikut kamp bersama pelatih dari Amerika atau Australia. Dari situ, 12 pemain putra dan 12 pemain putri terbaik masuk tim all-star, bertanding melawan tim Amerika dan Australia. Nah, tim yang melaju ke Malaysia itu bukan tim all-star, tapi mampu meraih juara,” jelasnya.
Tim DBL Indonesia Selection 2010 merupakan kumpulan pemain yang berbeda. Ada beberapa pemain all-star yang memang diikutkan. Tapi, mayoritas dipilih dari kelompok yang berbeda. ”Di tim Selection itu, banyak yang masih duduk di kelas XI SMA. Jadi, pada 2011 masih bisa main di Honda DBL, masih punya kans tampil di laga internasional lagi,” lanjut Azrul.
Turnamen di Malaysia itu, tambah Azrul, juga sangat berbobot. Sebab, meski lawan memakai nama sekolah, tim Malaysia dan Singapura boleh ”pinjam” pemain tambahan untuk meningkatkan performa.
”Dalam tim dari Singapura itu, ada pemain nasionalnya. Tim dari Malaysia juga punya pemain yang masuk seleksi nasional. Pun, punya pemain terbaik kejuaraan nasional. Jadi, tim DBL Selection dapat pengalaman berharga,” papar dia. ”Kalau mau menang mudah, kami bisa saja mengirim tim all-star. Tapi, kami percaya, tim Selection tidak akan mau diremehkan orang,” papar dia.
Setelah menang, tim DBL Indonesia Selection 2010 merayakan Tahun Baru 2011 di Port Dickson. Kota itu memang kecil, tapi merupakan kota pantai favorit para turis. Jadi, anak-anak menikmati peralihan tahun di salah satu pantai Port Dickson.
Hari ini seluruh rombongan DBL Indonesia Selection akan jalanjalan ke Kuala Lumpur (sekitar 1,5 jam dari Port Dickson). Selain city tour, mereka akan berbelanja. Minggu (2/1), rombongan pulang ke Indonesia. (nur)

Sumber: DBL Indonesia 

18 Pemain NBL Indonesia Hadapi USA Legends

Ilustrasi Gambar (Rukawa Kaede #11 PF)
Surabaya, Padek—Sebanyak 18 pemain telah masuk daftar anggota Flexi National Basketball League (NBL) Indonesia Selection Team. Mereka akan bertanding melawan USA Legends Team pada ajang Flexi NBL Indonesia Challenge 2011. Masing-masing pada 22 di Jakarta dan 25 Juni di Surabaya.
Daftar nama itu dipastikan oleh PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia, pengelola NBL Indonesia kemarin (6/6). Ini setelah tim nasional Indonesia mengumumkan kepastian tim proyeksi SEA Games XXVI November mendatang. Dari 18 nama itu, kebanyakan adalah pemain muda, lahir 1986 atau lebih muda.

 “Begitu tim nasional Indonesia terbentuk, kami langsung menyusun anggota tim NBL Indonesia Selection. Dalam pembentukannya, kami memprioritaskan pemain muda dan melibatkan seluruh tim peserta NBL Indonesia,” jelas Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia dan commissioner NBL Indonesia.

 Dari barisan muda ada shooter Aspac Jakarta, Oki Wira Sanjaya. Ada pula rookie of the year NBL Indonesia 2010-2011 asal Satya Wacana Angsapura Salatiga Valentino Wuwungan. Tidak ketinggalan mesin rebound Satria Muda Jakarta, Galank Gunawan.

 Sedangkan dari barisan senior, yang sudah diumumkan sejak awal adalah bintang Garuda Bandung Denny Sumargo. Nama terakhir yang masuk adalah Most Valuable Player (MVP) NBL Indonesia 2010-2011, I Made “Lolik” Sudiadnyana (juga dari Garuda).

 Nama Om Lolik “julukan populer sang MVP” baru masuk setelah dia tidak lagi masuk tim nasional. Selain Lolik, nama top lain yang masuk NBL Selection Team setelah tidak lagi di timnas adalah Rachmad Febri Utomo dari CLS Knights Surabaya dan Pringgo Regowo (Aspac Jakarta)

 “Tentu kami senang dengan adanya Lolik. Dia akan membawa warna unik di even ini. Usianya segera 41 tahun, sama dengan salah satu bintang utama USA Legends, Cedric Ceballos. Dia juga lebih senior dari Voshon Lenard, andalan USA Legends lain yang berusia 38 tahun. Lolik itu legenda Indonesia, dan dia akan bertanding melawan legenda Amerika,” kata Azrul.

 Dari 18 pemain NBL yang terpilih, tidak semua main dua kali lawan USA Legends. Ada yang hanya di Jakarta, ada yang hanya di Surabaya.
 Lolik sendiri mengaku senang dapat kesempatan ini. Khususnya bisa satu lapangan dengan Cedric Ceballos dan Clifford Robinson. “Senang bisa bermain dengan orang-orang yang dulu biasa saya tonton di televisi, sekaligus menyuguhkan hiburan yang menarik untuk para penonton,” ucapnya.

Sayang,bintang dengan nama besar macam Kelly Purwanto (Pelita Jaya Jakarta), Mario Gerungan (Aspac Jakarta), dan Youbel Sondakh tidak mengisi barisan roster. Kelly dan Youbel sedang bergelut dengan cedera kambuhan sepanjang tahun ini. Sedangkan Mario Gerungan tidak dalam kondisi fit setelah terserang demam berdarah awal bulan ini

Sistem Pendidikan Tinggi di Jepang



Pada prinsipnya sistem pendidikan di Jepang mengikuti pola penjenjangan yang mirip dengan yang ada di Indonesia yaitu pola penjenjangan dengan sistem 6-3-3-4, yaitu enam tahun pendidikan dasar, masing-masing tiga tahun pendidikan menengah pertama dan menengah atas serta empat tahun pendidikan tinggi kecuali bidang kedokteran, kedokteran hewan dan dokter gigi. Untuk jenjang pendidikan pasca sarjana Jepang juga mengikuti pola 2-3, yaitu dua tahun untuk Program Magister dan tiga tahun untuk Program Doktor.

Di Jepang ada empat jenis pendidikan tinggi, yakni :

1). Universitas (Daigaku), 4 tahun;
2). Akademi Teknologi (Tanki-daigaku), 5 tahun, minimal 167 kredit;
3). Sekolah Tinggi Teknik (Koto-senmon-gakko);
4). Sekolah Kejuruan (Senmon-gakko).

Universitas sebagai suatu pusat pendidikan bertujuan untuk menyelenggarakan pengajaran dan studi untuk bidang-bidang profesional dan seni serta memberi pengetahuan luas dan mengembangkan intelektual, moral dan kemampuan berpraktek. Hal ini tertuang dalam artikel 52 dari Undang-Undang Pendidikan Jepang. Universitas melaksanakan program empat tahun disebut sebagai program sarjana. Tetapi kedokteran, kedokteran gigi, kedokteran hewan memprasyaratkan program pendidikan selama enam tahun.

Pada prinsipnya mereka yang sudah menyelesaikan pelajaran di tingkat sekolah menengah atau yang telah menyelesaikan sekolah selama dua belas tahun sebagai program yang biasa dilakukan, mempunyai kualifikasi untuk melamar ke universitas.

Belum semua perguruan tinggi di Jepang telah mempunyai Program Pascasarjana. Walaupun demikian beberapa perguruan tinggi menyelanggarankan program pascasarjana secara bekerjasama yang dinamakan United Graduate Program atau dalam bahasa Jepangny dikenal sebagai Rengo Daigakuin. Program Pascasarjana di Jepang seperti juga di negara maju lainnya bertujuan untuk menyelenggarakan pendidikan di tingkat yang lebih tinggi (advanced) tentang teori dan penerapan dari suatu bidang keahlian, menguasai secara mendalam bidang keahlian tersebut dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan budaya. Hal ini tertulis dalam artikel 65 dari Undang-Undang Pendidikan di Jepang. Pendidikan Pasca sarjana terdiri atas Program Magister (Sushi Katei) selama dua tahun dan Program Doktor (Hakushi Katei) selama tiga tahun.

Pada tingkat Magister (Sushi) masih diberikan kuliah tanpa praktikum tetapi pada tingkat program Doktor, umumnya kulia tidak diberikan lagi. Pelaksanaan pendidikan pascasarjana umumnya dilakukan dalam bentuk seminar mingguan di masing-masing Laboratorium Pendidikan (kenyushitsu atau secara harfiah kamar studi). Suatu Laboratorium Penedidikan
terdiri atas seorang Professor (Kyoju) sebagai Kepala, seorang Associate Professor (Jukyoju) dan satu atau dua orang Asisten (Josyu).

Bila ingin mengetahui Official Webshite Universitas - Universitas di Jepang, dapat di klik pada link dibawah ini:

LEMBAGA PENDIDIKAN BAHASA JEPANG

Perkuliahan di lembaga pendidikan tinggi di Jepang pada umumnya dilakukan dalam Bahasa Jepang dan sedikit sekali lembaga yang memberikan perkuliahannya dalam Bahasa Inggris.Agar bisa mengikuti perkuliahan di Jepang diperlukan kemampuan bahasa Jepang kira-kira level 1 atau dalam ujian JLPT ( Japanese Language Proficiency Test ). Level ini bisa dicapai bagi mereka yang sudah belajar bahasa Jepang selama lebih dari 600 - 900 jam. Apabila belajar di Jepang diperlukan waktu selama 1 - 2 tahun untuk mencapai level ini. Sedangkan apabila belajar di negara asal walaupun kemampuan masing-masing berbeda-beda maka diperlukan beberapa tahun untuk bisa mencapai level ini.  Untuk melihat lembaga pendidikan tinggi yang memberikan perkuliahan dalam Bahasa Inggris bisa dilihat di kantor JASSO - JEIC Jakarta.

RATA-RATA BIAYA KULIAH TAHUN PERTAMA
Sumber : Japanese Language Institute in Japan 2008 Association for the Promotion Of Japanese Language Education.
Biaya kuliah untuk tahun pertama meliputi uang masuk (hanya dibayar pada tahun ke-1), biaya kuliah, uang penggunaan fasilitas, peralatan dsb.
Lama Kursus ¥ US$
Program 1 tahun  415,000 – 997,400 3,773 – 9,068
Program 1,5 tahun 980,400 – 1,1426,100 8,913 – 12,965
Program 2 tahun 1,270,200 – 1,940,000 11,547 – 17,637
1 US = 110 Yen
Lembaga pendidikan untuk belajar Bahasa Jepang dibagi berdasarkan pendiri, tujuan program, status izin tinggal di Jepang, jumlah lembaga dan jumlah siswanya adalah sebagai berikut :
1. Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang
Lembaga pendidikan Bahasa Jepang didirikan oleh badan hukum pendidikan(Specialized Training College, berbagai sekolah lain), badan hukum publik, perusahaan (PT), instansi terdaftar lain maupun pribadi. 
Bertujuan untuk belajar bahasa jepang secara umum atau belajar bahasa jepang untuk studi lanjut. Jumlah lembaga saat ini ada 387 lembaga. Lama belajar dari 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, 1,5 tahun dan 2 tahun. Jumlah siswa siswa asing yang sedang belajar di Lembaha Pendidikan Bahasa Jepang saat ini ada 30,607 orang. 
Mengenai status izin tinggal, siswa yang belajar di Professional Training College (Senmongakko) akan diberi status izin tinggal sebagai "College Student" (Ryuugaku). Dan mahasiswa yang belajar di lembaga selain Professional Training College, akan mendapat status izin tinggal "Pre-College Student" (Shuugaku).
2.Program Bahasa Jepang untuk mahasiswa asing di universitas swasta
Program ini disebut juga program Bekka.Merupakan program khusus pengajaran bahasa jepang untuk mahasiswa asing di universitas swasta atau junior college ,merupakan program reguler bagi mahasiswa asing yang ingin mempelajari bahasa, kebudayaan dan kejepangan atau sebagai program persiapan masuk ke universitas. Didirikan oleh Universitas swasta atau junior college. 
Mahasiswa asing program Bekka bisa memanfaatkan prosedur rekomendasi dari universitas tsb (bila ada) untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau bisa pula mengikuti ujian masuk di universitas yang dituju. Disamping itu juga bisa memanfaatkan fasilitas kampus, fasilitas asrama dll.
Jumlah lembaga saat ini ada 68 lembaga. Jumlah siswa saat ini kira-kira 4,400 orang.Status izin tinggal siswa di program ini adalah College Student (Ryugaku).
3. Jurusan kejepangan di Junior College, Universitas dan Program Pasca Sarjana.
Didirikan oleh Universitas negeri, lokal publik atau swasta dengan tujuan untuk mendapatkan gelar. Jumlah lembaga ada 148 dengan lama program dari 2-5 tahun. Status izin tinggal mahasiswa yang belajar di program kejepangan ini adalah College Student (Ryuugaku).

SYARAT DAN PROSEDUR MASUK LEMBAGA PENDIDIKAN
Syarat untuk masuk lembaga pendidikan Bahasa Jepang secara umum adalah telah menyelesaikan 12 tahun masa pendidikan (SD~SLTA atau yang setingkat dengan itu).Bagi mahasiswa asing dengan masa pendidikan dasar dan menengah hanya 10 atau 11 tahun seperti yang berlaku di India, Singapore, Malaysia, Filipina dan Mongolia maka harus mengikuti program persiapan di lembaga pendidikan persiapan masuk universitas yang telah ditentukan MEXT.  Setelah menyelesaikan program tsb bisa memperoleh kualifikasi untuk mengikuti ujian masuk ke lembaga pendidikan tinggi di Jepang.
Tetapi ketentuan tsb tidak berlaku bagi siswa asing yang ingin mempelajari Bahasa Jepang saja tanpa berniat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Siswa asing tsb cukup memilih kursus umum atau jenis kursus lainnya di lembaga pendidikan Bahasa Jepang yang telah diakui oleh Association for the Promotion of Japanese Language Education (APJLE) tanpa perlu mengikuti “Program Pendidikan Persiapan Masuk Universitas” di lembaga yang telah ditentukan. Namun pastikan persyaratan penerimaan dsb langsung ke lembaga tsb karena kemungkinan ada syarat-syarat khusus yang diminta pihak sekolah tsb.
Seleksi masuk umumnya dilakukan melalui seleksi dokumen, di samping itu banyak yang melakukan wawancara pada siswa (termasuk penjamin), melakukan test kemampuan akademis dan ada pula yang meminta penjamin atau penghubung siswa. Adapun dokumen yang diminta umumnya terdiri dari :
a) Formulir pendaftaran
b) Transkip Nilai
c) Ijazah Pendidikan Terakhir
d) Surat Rekomendasi
e) Bukti Kemampuan Finansial
f) Surat keterangan kesehatan
g) Biaya pendaftaran (kira-kira 30.000 Yen)
h) Dokumen lain perihal penjamin #
i) Wawancara Penjamin#
j) Ujian lokal di Indonesia#
# Bila diperlukan
Konfirmasikan langsung ke lembaga yang diminati karena dokumen yang harus diajukan ke setiap lembaga mungkin berbeda-beda.Setelah menerima semua dokumen tsb, pihak sekolah akan mengirimkan pemberitahuan hasil seleksi kepada pelamar dan pihak sekolah akan memproses pelamaran visa untuk calon siswa ( pelamar ).

WAKTU PENDAFTARAN

Secara umum kursus dengan lama belajar 1 atau 2 tahun dimulai pada bulan April sedangkan kursus dengan lama belajar 1,5 tahun dimulai pada bulan Oktober. Batas waktu pendaftaran di setiap sekolah berbeda-beda tetapi umumnya sekitar bulan Oktober~Desember untuk kursus yang dimulai pada bulan April dan sekitar bulan April ~ Juni untuk kursus yang dimulai pada bulan Oktober. Ada pula kursus yang dimulai pada bulan Juli dan Januari meskipun jumlahnya sangat sedikit.
Dengan mempertimbangkan waktu untuk mendapatkan formulir pendaftaran, persiapan dokumen, pengiriman, dsb maka keseluruhan persiapan sebaiknya harus sudah dilakukan minimal 6~8 bulan sebelum perkuliahan dimulai.

DAFTAR LEMBAGA PENDIDIKAN BAHASA JEPANG
Daftar Lembaga Pendidikan bahasa Jepang bisa dilihat diwebsite Association for the Promotion of Japanese Language Education. Daftar lembaga pendidikan bahasa jepang ini diperbaharui setiap 3 tahun.

PAMERAN PENDIDIKAN JEPANG 2011

KEGIATAN TAHUNAN YANG SELALU DI TUNGGU
 
PAMERAN PENDIDIKAN JEPANG 2011

Pameran Pendidikan Jepang 2011 di ikuti oleh Universitas dan Sekolah dari Jepang, berikut adalah lembaga yang akan hadir baik di Jakarta maupun di Surabaya.

JAKARTA
37 Universitas : Hokkaido University, Tohoku University, Shizuoka University, Gifu University, Kyoto University , The University of Tokyo, Yokohama National University, Kagawa University, Kyushu University, Kumamoto University, The University of Tokushima, Yamaguchi University, Toyohashi University of Technology, Japan Advanced Institute of Science and Technology, Kanazawa University, Kokushikan University, Sofia University, Teikyo University, Waseda University, Ritsumeikan University, Ritsumeikan Asia Pacific University, Kyoto Seika University, Meiji University, Doshisha University, Ryukoku University, Kansai University
11 Lembaga Bahasa Jepang : Aoyama International Education Institute Japanese Language Center, College of Business and Communication, Shinjuku Japanese Language Institute, I.C. Nagoya, Meros Language School, Inter-Cultural Institute of Japan, Tokyo Central Japanese Language School, Tokyo World Language Academy, Yokohama International Education Academy, TOPA 21st Century Language School, Human Academy Japanese Language School


SURABAYA
22 Universitas : Hokkaido University, Tohoku University, Gifu University, Yokohama National University, Kagawa University, Kyushu University, Kumamoto University, The University of Tokushima, Yamaguchi University, Toyohashi University of Technology, Japan Advanced Institute of Science and Technology, Kokushikan University, Sofia University, Waseda University, Ritsumeikan Asia Pacific University, Kyoto Seika University, Meiji University, Kansai University
4 Lembaga Bahasa Jepang : Yokohama International Education Academy, Shinjuku Japanese Language Institute, I.C. Nagoya, Aoyama International Education Institute Japanese Language Center

Selain konsultasi dengan peserta dari Universitas / Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang, para pengunjung juga dapat berkonsultasi dengan JASSO, PERSADA dan Kedutaan Besar Jepang atau Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya. Seminar juga akan di selenggarakan di ruangan yang berbeda.
Selain itu, bagi pecinta budaya Jepang, akan ada juga stand pengenalan budaya Jepang. The Japan Foundation, Jakarta akan mengajak peserta mendalami dan mengenal budaya Jepang. Kegiatan Pameran ini juga akan di meriahkan workshop Origami langsung dari Jepang selain itu akan ada pula workshop Shodo(Calligraphy). Untuk pengunjung di Surabaya, akan ada upacara minum teh yang dapat di ikuti oleh pengunjung. Selain itu juga ada kegiatan lainnya yang tidak kalah menarik.
Jangan dilewatkan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh JASSO dan PERSADA. Pameran ini di dukung oleh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia dan Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya serta bekerjasama dengan The Japan Foundation, Jakarta.

info lebih lanjut dapat dilihat pada webshite: 

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys