YOKOSO

Irasshaimase Minna-san...
Welcome to my Blog

Selasa, 14 Juni 2011

18 Pemain NBL Indonesia Hadapi USA Legends

Ilustrasi Gambar (Rukawa Kaede #11 PF)
Surabaya, Padek—Sebanyak 18 pemain telah masuk daftar anggota Flexi National Basketball League (NBL) Indonesia Selection Team. Mereka akan bertanding melawan USA Legends Team pada ajang Flexi NBL Indonesia Challenge 2011. Masing-masing pada 22 di Jakarta dan 25 Juni di Surabaya.
Daftar nama itu dipastikan oleh PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia, pengelola NBL Indonesia kemarin (6/6). Ini setelah tim nasional Indonesia mengumumkan kepastian tim proyeksi SEA Games XXVI November mendatang. Dari 18 nama itu, kebanyakan adalah pemain muda, lahir 1986 atau lebih muda.

 “Begitu tim nasional Indonesia terbentuk, kami langsung menyusun anggota tim NBL Indonesia Selection. Dalam pembentukannya, kami memprioritaskan pemain muda dan melibatkan seluruh tim peserta NBL Indonesia,” jelas Azrul Ananda, direktur PT DBL Indonesia dan commissioner NBL Indonesia.

 Dari barisan muda ada shooter Aspac Jakarta, Oki Wira Sanjaya. Ada pula rookie of the year NBL Indonesia 2010-2011 asal Satya Wacana Angsapura Salatiga Valentino Wuwungan. Tidak ketinggalan mesin rebound Satria Muda Jakarta, Galank Gunawan.

 Sedangkan dari barisan senior, yang sudah diumumkan sejak awal adalah bintang Garuda Bandung Denny Sumargo. Nama terakhir yang masuk adalah Most Valuable Player (MVP) NBL Indonesia 2010-2011, I Made “Lolik” Sudiadnyana (juga dari Garuda).

 Nama Om Lolik “julukan populer sang MVP” baru masuk setelah dia tidak lagi masuk tim nasional. Selain Lolik, nama top lain yang masuk NBL Selection Team setelah tidak lagi di timnas adalah Rachmad Febri Utomo dari CLS Knights Surabaya dan Pringgo Regowo (Aspac Jakarta)

 “Tentu kami senang dengan adanya Lolik. Dia akan membawa warna unik di even ini. Usianya segera 41 tahun, sama dengan salah satu bintang utama USA Legends, Cedric Ceballos. Dia juga lebih senior dari Voshon Lenard, andalan USA Legends lain yang berusia 38 tahun. Lolik itu legenda Indonesia, dan dia akan bertanding melawan legenda Amerika,” kata Azrul.

 Dari 18 pemain NBL yang terpilih, tidak semua main dua kali lawan USA Legends. Ada yang hanya di Jakarta, ada yang hanya di Surabaya.
 Lolik sendiri mengaku senang dapat kesempatan ini. Khususnya bisa satu lapangan dengan Cedric Ceballos dan Clifford Robinson. “Senang bisa bermain dengan orang-orang yang dulu biasa saya tonton di televisi, sekaligus menyuguhkan hiburan yang menarik untuk para penonton,” ucapnya.

Sayang,bintang dengan nama besar macam Kelly Purwanto (Pelita Jaya Jakarta), Mario Gerungan (Aspac Jakarta), dan Youbel Sondakh tidak mengisi barisan roster. Kelly dan Youbel sedang bergelut dengan cedera kambuhan sepanjang tahun ini. Sedangkan Mario Gerungan tidak dalam kondisi fit setelah terserang demam berdarah awal bulan ini

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys