YOKOSO

Irasshaimase Minna-san...
Welcome to my Blog

Selasa, 14 Juni 2011

BRAVO FRATERAN

dblindonesia.com | 12-Jun-2011
Menang Laga Do or Die atas Smada, Lolos Playoff
SMA Frateran Surabaya mantap melaju ke babak playoff Honda Development Basketball League (DBL) 2011 East Java Series-North Region. Champion putra dan putri pada Honda DBL 2010 itu meloloskan dua timnya ke babak sweet sixteen. Sebelumnya, Ju mat (10/6), tim putri mereka memastikan diri sebagai juara grup A. Kemarin tim putra Frateran menundukkan SMAN 2 Surabaya dalam laga do or die dengan skor 40-23.
Laga sarat gengsi tersebut berlangsung ketat. Ratusan pendukung kedua tim yang terus bersorak sepanjang pertandingan menghidupkan suasana laga. Smada (sebutan SMAN 2 Surabaya) memboyong 700 suporter dengan dress code dan atribut biru. Sementara itu, Frateran membawa sekitar 300 pendukung.
Frateran menggebrak sejak awal. Forward Frateran Liem Boen Yong membuka poin bagi timnya lewat three point shoot plus tembakan dua angka semenit kemudian. Smada membalas lewat free throw. Pada menit keenam kuarter pertama, Didit Ardy Prasetya, guard sekaligus mesin poin Smada, cedera dan tak bisa bermain optimal. Pada akhir kuarter ini, Frateran leading 12-8.
Frateran meningkatkan intensitas serangan pada kuarter-kuarter berikutnya. Smada berusaha membalas. Namun, defense ketat Frateran sulit ditembus. Smada meraih 12 poin pada kuarter kedua dan ketiga. Sementara itu, Frateran meraup 23 poin. Mereka pun jauh memimpin 35-20 pada akhir kuarter ketiga.
Pada kuarter keempat, Smada hanya mampu menambah poin lewat tembakan tiga angka guard Rahmandityo Muhammad. Frateran mencetak lima poin dan menyudahi pertandingan dengan skor 40-23.
Hasil itu cukup memuaskan bagi pelatih Frateran Njoo Soen Eng. Menurut dia, permainan kemarin merupakan performa terbaik Frateran selama penyisihan grup. ”Saya cukup puas dengan permainan kami hari ini (kemarin). Sebab, Smada juga bermain ngotot. Hanya, karena kecelakaan kecil tadi, performa mereka jadi agak melemah,” ujar Soen Eng.
Pelatih Smada Arief Budiman mengakui, defense ketat Frateran sulit ditembus anak asuhnya. ”Kondisi itu diperburuk dengan cederanya pemain kunci kami, Didit Ardy, yang bertugas sebagai pencetak poin,” jelasnya.
Selain SMA Frateran Surabaya, yang kemarin berhasil maju ke babak playoff adalah tim putri SMA Santa Maria Surabaya. Kemarin mereka menang atas SMAN 16 Surabaya dengan skor 18-9. Dengan dua kali kemenangan dan sekali kalah, tim putri Sanmar (sebutan SMA Santa Maria Surabaya) menjadi runner-up grup C. Mereka mendampingi SMA Santa Agnes, juara grup, lolos ke babak sweet sixteen. Guard Sanmar Astrid Shannora menyumbangkan delapan poin untuk timnya.
Meliyana Soedjono, sang pelatih, saat ini bisa sedikit lega karena anak didiknya berhasil masuk babak sweet sixteen. ”Tapi, kami tak boleh lengah. Saya akan mempersiapkan anak-anak supaya bermain lebih baik dengan porsi latihan yang lebih untuk bertanding di babak sweet sixteen,” tuturnya
 
sumber: dblindonesia.com

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys